Today : Fri, 16 Nov 2018

Inovasi BPKPD Bolsel Gagas SIVIBER Masuk Pameran Provinsi Sulut  Post By Jun1   06/07/2018 - 5 bulan lalu

BOLSEL— Inovasi Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) terkait dengan pengelolaan keuangan daerah melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) dengan Sistem Verifikasi Berkas (SIVIBER), ikut pameran kompetisi dan inovasi pelayanan publik di Provinsi Sulawesi Utara.
 
Pameran yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Sulut melalui Biro Organisasi, terhitung mulai Rabu (4/7/2018) hingga Jumat (6/7/2018), mengikutsertakan 15 Kabupaten/Kota termasuk Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan yang memiliki inovasi-inovasi khusus bagi daerah. Selain Pemerintah Kabupaten/Kota, juga turut serta dalam pameran tersebut, Pemerintah Provinsi, sehingga total jumlah peserta yang ikut sebanyak 25 peserta.
 
Kepala BPKPD Lasya Mamonto melalui Kabid Perbendaharaan Hengky Ipeng Pasambuna mempresentasikan pengembangan SIVIBER dalam pameran tersebut. Dijelaskannya, SIVIBER adalah sistem verifikasi berkas yang di
gagas badan keuangan utk mempermudah pelayanan dalam pengurusan/prngajuan berkas oleh SKPD, mulai dalam proses registrasi sampai keluarnya SP2D.
 
“Melalui SIVIBER para pengelola keuangan tidak perlu lagi mengantri di badan keuangan karena registrasinya bisa dilakukan dimana saja asalkan ada jaringan tersedia,” jelas Ipeng sapaan akrapnya kepada tim penilai dalam pameran terswbut di Manado Tawn Squard (Mantos) Manado.
Kemudahan menggunakan SIVIBER juga, lanjut Ipeng, pengelola keuangan SKPD dapat mengetahui posisi berkas, apakah ada catatan dari Verifikator atau tidak. “Jika tidak ada catatan maka dapat di pantau melalui siviber apakah berkas di lanjutkan utk di terbitkannya SP2D,” jelas Ipeng.
 
Dia juga menambahkan, SIViber ini dibuat oleh BPKPD yang dapat di gunakan oleh para pengelola keuangan dan yang ada keterkaitan dengan APBD Pemkab Bolsel. “Sehingga terbuka untuk umum tapi bukan buka-bukaan sehingga tidak dapat diakses oleh org yang tidak ada keterkaitan pengelolaan APBD,” tambahnya.
 
Sumber : dutademokrasi.com