Today : Sun, 23 Sep 2018

Wujudkan Agenda Nawacita Pemkab Bolsel Gelar BID  Post By @admin   10/09/2018 - 2 minggu lalu

BOLSEL - Dalam rangka mewujudkan agenda Nawacita yang dicetuskan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi), maka Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) menggelar kegiatan Bursa Inovasi Desa (BID) di gedung Grand Fajar Soguo di Kecamatan Bolaang Uki, Senin (10/9/18).

Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati (Wabup) Iskandar kamaru, dihadiri Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Staf Ahli Bidang Pengembangan Wilayah Kementrian Desa (Kemendes) RI PDT Transmigrasi Conrad Hendarto, dan aparat desa.

Wabup, dalam sambutannya mengatakan, program PID sangat penting dilaksankan dan ini merupakan langkah untuk mewujudkan agenda Nawacita dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 Presiden Jokowi.

“Perlu diketahui, PID untuk meningkatkan kapasitas desa sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 6/2014 tentang desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas,” jelas Wabup.

Sehingga dapat meningkatkan produktivitas rakyat dan kemandirian ekonomi serta memperiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing.

Satu diantaranya melalui kegiatan Bursa Inovasi Desa.
Dijelaskan kegiatan BID merupakan sebuah forum penyebaran dan pertukaran inisiatif atau inovasi masyarakat yang berkembang di desa-desa.

“nanti akan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelasnnya.

Sebelum menutup sambutannya, pasangan Bupati Haji herson Mayulu (H2M) ini berpesan kepada seluruh pemerintah desa agar dalam penyusunan RPJMDES, RKPDES, dan APBDES, wajib berkontribusi dengan melibatkan stake holder.

“libatkan Pendamping Lokal Desa (PLD), Pendamping Desa (PD), dan Tenaga Ahli di tingkat kabupaten dalam musyawarah desa dan kegiatan lainnya,” jelas Kamaru.

Selain itu Wabup meminta dan berpesan kepada seluruh stake holder terutama Sangadi (Kepala Desa) dan BPD untuk mendukung PID sebagaimana yang telah disepakati dan menjadi komitmen bersama.

“segera ditindaklajuti dalam penyusunan RKPDES dan wajib dilaksankan,” imbuhnya.

Ditempat yang sama sebagaimana arahan staf ahli menteri, mengapresiasi atas prestasi yang diraih oleh Pemkab Bolsel satu diantaranya meraih ranking satu di tingkat Provinsi Sulaweisi Utara (Sulut) dalam penyaluran Dana Desa (DD) dan inovasi desa belum lama ini.

“jadi, kehadiran Dana Desa telah memacu pembangunan di wilayah pedesaaan dimana muatannya yaitu bertujuan untuk menurunkan angka kemiskinan secara Nasional 13,2 persen sebagai target,” jelasnnya.

Dijelaskan, ada empat program prioritas yang menjadi target Kemendes sejalan dengan program Nawacita yang tengah dilaksanakan di seluruh wilayah NKRI termasuk di Bolsel. Diantarannya menciptakan prodak unggulan, kawasan pedesaan, BUMDes, pembangunan lumbung desa, dan sarana prasarana desa. (Jas)

Sumber Berita : tomini.news