Today : Mon, 22 Apr 2019

Asisten III Bolsel Buka Acara Coaching Clinic  Post By @admin   09/02/2019 - 3 bulan lalu

Mewakili Bupati Asisten III Setda Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Ridel Paputungan membuka acara coaching clinic manajemen resiko di lingkungan Pemda Bolsel yang digelar Rabu pagi (6/2/2019) pukul 08.00 WITA di aula kantor BPKP Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Acara yang difasilitasi oleh Inspektorat Bolsel turut dihadiri oleh Kepala BPKP, Pimpinan OPD, peserta Bimtek, dan diawali dengan sambutan Kepala BPKP Kwinhatmaka.

Pada kesempatan tersebut Kepala BPKP menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya acara ini sebagai bentuk kerjasama antara pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Kami sudah melaksankan pengenalan terhadap management resiko, sehingga setiap peserta perwakilan SKPD perlu untuk mengetahui apa yang nantinya akan dilakukan dalam pengelolaan keuangan negara,” jelasnya.

Kata dia, tujuannya adalah dalam menentukan perencanaan kegiatan berbasis resiko.

Dalam implementasi nya diantaranya pemetaan resiko yang ada di masing-masing SKPD dan diketahui oleh pimpinan.

“Peserta nantinya akan mengetahui peta resiko yg dibuatnya di SKPD, ini yg akan mendukung program SKPD, maka ini yg akan menentukan perencanaan pengawasan berbasis resiko,” jelasnya.

Kata dia, memberikan peringatan dini kepada pemerintah adalah bagian dalam pencegahan penyimpangan.

Sementara itu Asisten III Ridel Paputungan, saat membacakan sambutan bupati mengatakan, semua sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 35 Tahun 2018.

“Tentang kebijakan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang menyatakan bahwa kebijakan pengawasan merupakan rencana pengawasan pemerintahan daerah tahunan yang meliputi, fokus, sasaran, dan jadwal pelaksanaan pengawasan,” jelas Ridel.

Kata dia, pengawasan penyelenggaraan pemerintahan daerah merupakan usaha, tindakan dan kegiatan yang ditujukan untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan daerah agar berjalan dengan efisien dan efektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Komitmen itu penting dan bukan hanya untuk prestige semata seharusnya hal tersebut dijadikan dasar yang kuat untuk mewujudkan good government dan good governance,” tandasnya.

 

SUMBER : TOMINI.NEWS