Today : Tue, 19 Mar 2019

Bupati Bolsel Ingatkan Kepala Puskesmas Jangan Ada Sifat Pandang Enteng  Post By @M.R adjana   06/03/2019 - 2 minggu lalu

Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) Iskandar Kamaru S.Pt, marah besar saat menerima berbagai keluhan masyarakat terkait pelayanan kesehatan di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang dinilai kurang maksimal.

Kekecewaannya bertambah saat mengetahui ada Kepala Puskesmas (Kapus) yang terkesan memiliki sifat pandang enteng.

Dalam kunjungan kerja (kunker) di wilayah-wilayah kecamatan bupati terus melakukan pembinaan dan pemantapan kerja di seluruh wilayahnya pada tahun 2019.

Dalam urusan pembangunan pemerintahan dan kemasyarakatan orang nomor satu ini sangat tegas dan tidak kalimat kompromi baik kepada para Sangadi (Kepala Desa), Kepala Puskesmas, dan Kepala Sekolah (Kepsek).

Seperti yang diketahui, kunjungan ini diisi dengan diskusi masyarakat yang bertanya bisa bertanya langsung kepada bupati. Pada kesempatan itu bupati menjawab kegiatan ini sudah berjalan sejak dua hari yaitu Senin (4/3/2019) dan Selasa (5/3/2019).

Sayangnya baru tiga hari melakukan kunjungan di Kecamatan Pinolosian Induk, Timur, dan Tengah, Bupati mulai mencatat dan merespon berbagai usulan dan keluhan dari masyarakat atas pelayanan yang tidak maksimal.

Satu diantaranya laporan masyarakat atas pelayanan Puskesmas dan bupati langsung mengecek kehadiran Kepala Puskesmas, Kepsek, dan Aparat Desa saat mengunjungi Pinolosian Timur di Balai Pertemuan Umum (BPU) Desa Dumagin B Kecamatan Pinolosian Timur.

Seperti yang diketahui yang diundang dalam kegiatan tersebut adalah para Sangadi, Aparat Desa, Kapus, dan Kepsek.

“Saya akan cek, peserta yang hadir,” jelas Bupati pada saat itu.

Kemarahannya memuncak saat mengetahui Kepala Puskesmas Onggunoi tidak hadir serta tidak ada staf yang mewakili.

Dengan nada tinggi Bupati menyampaikan ada tiga hal penting yang harus didengar dan dipahami yaitu penggunaan ADD, Dana Desa, pengelolaan dana BOS, Kapitasi Serta BOK.

“Gimana informasinya akan sampai sedang staf Puskesmas saja tidak hadir. Ini saya sampaikan untuk semua Kapus jangan pandang enteng. Saya sudah menerima keluhan masyarakat atas pelayanan yang buruk,” tegas Bupati.

“Salah satunya dari Puskesmas Onggunoi sudah masuk di telinga saya. Kalau alasan tidak ada dokter maka bukan berarti tidak ada pelayanan. Besok saya panggil Kadis Kesehatan untuk mengisi dokter di Puskesmas Onggunoi,” tegasnya lagi.

Kemudian bupati juga menegaskan, terkait dengan pelayanan masyarakat baik di desa, Puskesmas serta sekolah diminta agar memberikan pelayanan terbaik tanpa membedakan satu sama lain.

“Kecuali mereka memang tidak mau dilayani,” ujar bupati.

 

SUMBER : TOMINI.NEWS